Rabu, 29 Agustus 2012

GWEN

LE FASHION BLOG GWEN STEFANI HAIR TWIST RED LIPS LIPSTICK STUDDED GOLD SPIKE NOIR JEWELERY FOR LAMB NECKLACE SLEEVE LESS WHITE TOP ROLLED UP KHAKI TAN PANTS TWO TONE WHITE TAN STRAPPY HEELS SANDALS RED JACKET PYTHON CLUTCH GAVIN ROSSDALE
ph: Just Jared

Oh Gwen Stefani, how I love you. Can I please look this amazing at 42?!

Get the look...

Rantai Makanan



Rantai Makanan atau hubungan makan dan di makan antar makhluk hidup. Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan urutan tertentu. Dalam rantai makanan ada makhluk hidup yang berperan sebagai konsumen, dan produsenKonsumen (dekomposer) yaitu makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen tergantung pada makhluk hidup lain. Contohnya manusia dan hewan. Produsen adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri. Contohnya tumbuhan hijau. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Sementara itu, hewan dan manusia membutuhkan makhluk hidup lain sebagai makanannya. Rantai makanan selalu diawali dengan tumbuhan. Tumbuhan dapat mengubah energi cahaya dari matahari dan menyimpannya menjadi cadangan makanan. Energi ini berjalan sepanjang rantai makanan

Konsumen yang memperoleh makanan langsung dari produsen disebut konsumen tingkat satu (Konsumen I). Sementara itu, konsumen yang menmperoleh makanan dari konsumen I dinamakan konsumen tingkat dua (Konsumen II) dan seterusnya. Contoh rantai makanan adalah sebagai berikut : Padi dimakan tikus » tikus dimakan ular »ular dimakan elang » Elang akan mati dan diuraikan oleh mikro organisme pengurai menjadi mineral. Mineral ini diserap akar tanaman sebagai zat hara untuk tumbuh dan berkembang.

Padi, tikus, ular, dan burung elang membentuk suatu rantai makanan. Dalam rantai makanan, herbivora (konsumen I) memerlukan tanaman (produsen). Sementara karnivora (konsumen II) memerlukan karnivora lain dan herbivora. Siklus dalam rantai makanan dapat berjalan seimbang apabila semua komponen tersedia. Apabila salah satu komponen, misalnya konsumen I tidak ada, maka akan terjadi ketimpangan dalam urutan makan dan dimakan dalam rantai makanan tersebut. Agar rantai makanan dapat berjalan terus menerus maka jumlah produsen harus lebih banyak daripada konsumen I. Jumlah konsumen I harus lebih banyak daripada jumlah konsumen II dan seterusnya. Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan.

Sebagai konsumen, hewan ada yang memakan produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I, konsumen II, dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen II, III, dan seterusnya .

Keadaan di sekitar makhluk hidup secara umum disebut lingkunganLingkungan meliputi segala sesuatu yang berada di sekitar makhluk hidup. Segala sesuatu ini terdiri atas makhluk hidup dan makhluk tidak hidup. Setiap makhluk hidup sangat tergantung dengan lingkungannya. Dengan demikian, terjadi hubungan saling ketergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya. Tempat berlangsungnya hubungan antarmakhluk hidup dengan lingkungannya disebut ekosistemEkosistem dibedakan menjadi dua yaitu ekosistem alam dan ekosistem buatan. Ekosistem alam contohnya hutan, danau, dan laut. Sementara itu, ekosistem buatan contohnya sawah, ladang, kebun, kolam, dan akuarium.  

Namun keseimbangan ekosistem dapat terganggu jika komponen-komponen penyusunnya rusak atau bahkan hilang. Selain karena bencana alam, ekosistem dapat rusak akibat perbuatan manusia.  Kerusakan ekosistem akibat bencana alam adalah letusan gunung berapi, dimana lahar panasnya dapat mematikan organisme (hewan dan tumbuhan) dan mikroorganisme yang dilaluinya.  Penggundulan hutan, serta pencemaran air, tanah dan udara.  

Daur Hidup Hewan



Daur hidup hewan. Setiap hewan mengalami daur hidup. Daur hidup hewan adalah tahapan perkembangan hewan dari telur hingga dewasa. Setiap hewan memiliki tahapan daur hidup yang berbeda-beda Perhatikan daur hidup kucing yang ada di rumah anda. Ketika baru lahir, tubuh anak kucing sangat kecil. Rambutnya juga masih halus. Kian hari anak kucing tumbuh menjadi besar. Setelah beberapa bulan kemudian tumbuh menjadi kucing dewasa. Ukuran tubuhnya menjadi besar. Rambutnya juga bertambah panjang dan lebat. Itulah salah satu contoh daur hidup hewan. 

Daur hidup erat hubungannya dengan metamorfosis. Kata metamorfosis berasal dari bahasa Yunani, yaitu meta yang berarti "sekitar, di antara, setelah", morphe yang berarti "bentuk", dan osis yang bisa diartikan "bagian dari". Jadi, metamorfosis artinya proses pertumbuhan fisik atau biologis hewan yang memengaruhi bentuk atau struktur tubuhnya. Pada proses metamorfosis, terjadi proses fisik, yaitu pergantian kulit, serangga biasanya mengalami empat kali perubahan warna kulit, saat proses metamorfosis berlangsung, katak bernapas dengan insang. Setelah metamorfosis selesai, katak bernapas dengan paru-paru. Ada hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Akan tetapi, ada pula hewan yang metamorfosisnya tidak sempurna.

1. Metamorfosis Sempurna
Bentuk tubuh hewan muda yang mengalami metamorfosis sempurna berbeda dengan bentuk dewasanya (imago). Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu kupu-kupu dan nyamuk. 


Kupu-Kupu
Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Ketika menemukan tempat yang cocok, kupu-kupu betina segera bertelur. Telur kupu-kupu akan dilekatkan pada daun. Setelah beberapa hari, telur-telur itu menetas menjadi ulat. Ulat-ulat ini memakan daun-daunan sehingga tubuhnya menjadi besar. Setelah itu, ulat mencari tempat untuk berdiam diri dalam waktu yang cukup lama. Ulat dapat membuat kepompong dari air liurnya. Air liur ini dapat mengeras membentuk benang-benang. Ulat membungkus tubuhnya dengan benang-benang tersebut membentuk kepompong. Pada tahap kepompong inilah perlahan-lahan tubuh ulat berubah menjadi makhluk hidup dengan bentuk baru yaitu kupu-kupu. (Telur » ulat » kepompong » kupu-kupu )


Nyamuk
Metamorfosis nyamuk diawali dari telur. Nyamuk bertelur di permukaan air yang menggenang. Telur nyamuk akan menetas menjadi larva. Larva nyamuk sering disebut jentik-jentik atau tempayak. Larva nyamuk lebih banyak menghabiskan waktunya untuk makan. Tahap selanjutnya, kegiatan larva semakin berkurang dan berubah menjadi kepompong atau pupa. Setelah beberapa saat, kepompong berubah menjadi nyamuk dewasa. (Telur » larva » kepompong/pupa  » nyamuk )

Capung
Capung meninggalkan telur dewasa di kedangkalan danau atau kolam. Setelah menetas, larva capung hidup dan berkembang di dasar perairan. Larva/tempayak capung yang juga dikenal dengan nama kini-kini bernafas di dalam air dengan menggunakan insang.  Selama fase ini, larva capung akan sering berganti kulit hingga mengalami metamorfosis menjadi nimfa. Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk nimfa (bisa hingga 4 tahun lamanya). Setelah tumbuh sempurna, pada cuaca yang tepat, nimfa akan keluar dari air untuk mencari tumbuhan atau bebatuan untuk menyelesaikan metamorfosis menjadi capung muda. Nimfa akan mengelupaskan kulit lamanya dan berubah menjadi capung muda.  Capung muda ini nantinya akan berkembang menjadi capung dewasa. (Telur » larva » nimfa » capung )

Katak
Katak betina dewasa akan bertelur di dalam air , kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Setelah menetas, telur katak tersebut menetas menjadi berudu, berudu ini hidup di air. Setelah 2 hari, berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernafas. Setelah berumur 3 minggu, insang berudu akan tertutup oleh kulit. Menjelang umur 8 mingu, kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Pada saat umur 12 minggu, kaki depannya mulai terbentuk, insang tidak berfungsi lagi dan ekornya menjadi pendek serta bernafas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna, katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kembali berkembang biak. (Telur » berudu/kecebong » katak muda » katak dewasa )

2. Metamorfosis Tidak Sempurna
Bentuk tubuh hewan muda yang mengalami metamorfosis tidak sempurna tidak jauh berbeda dengan saat dewasanya, contohnya kecoak. Kecoak bertelur dalam jumlah banyak. Telur-telur itu dibungkus oleh selongsong berwarna cokelat. Selongsong ini berfungsi sebagai pelindung telur. Telur kecoak akan menetas menjadi nimfa (kecoak muda) dan keluar dari selongsong. Kecoak muda mempunyai bentuk yang mirip dengan kecoak dewasa, tetapi belum mempunyai sayap. Setelah dewasa, sayap-sayap kecoak mulai tumbuh.

Penggolongan Hewan



Hewan atau disebut juga dengan binatang adalah kelompok makhluk hidup yang diklasifikasikan dalam kerajaan Animali, adalah salah satu dari berbagai makhluk hidup di bumi. Sebutan lainnya adalah fauna dan margasatwa (atau satwa saja). Hewan atau binatang ini setiap hari bisa kita temui di lingkungan sekitar kita. Banyak cara untuk menggolongkan hewan, hewan dapat digolongkan berdasarkan tempat hidupnya, jenis makananya, berdasarkan penutup tubuhnya, cara berkembangbiaknya, dan cara bernafasnya, penutup tubuhnya, cara geraknya, dan cara bernapasnya. Sebenarnya ada penggolongan yang lebih umum, yaitu penggolongan hewan berdasar tulang belakangnya. Vertebrata yaitu hewan yang bertulang belakang. Invertebrata atau Avertebrata yaitu hewan tanpa tulang belakang.Jenis makanan setiap hewan adalah tertentu. Namun, pada dasarnya makanan itu berasal dari tumbuhan atau hewan lainnya. 

A. Berdasarkan tempat hidupnya
Berdasarkan tempat hidupnya hewan digolongkan menjadi hewan darat, hewan air, dan ampibi(di darat dan di air) . Berikut contoh hewan berdasarkan tempat hidupnya
  • Hewan yang hidup di darat Contoh : kambing, kucing, sapi, dan kerbau.
  • Hewan yang hidup di air, Hewan air tawar (Hewan yang hidup di air tawar) Contoh : Pesut, Lele, Arwana, Koi,Mujair, dan Sepat. Hewan air laut (Hewan yang hidup di air laut) Contoh : Kakap, Tongkol, Lumba-lumba, Paus, dan Singa laut. Hewan air payau (Hewan yang hidup pada campuran air laut dan air tawar. Contoh : Bandeng dan udang windu
  • Hewan amfibi (hewan yang hidup didarat dan di air) Contoh : Katak dan Salamander
B. Berdasarkan jenis makanannya
Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi tiga yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan, karnivora pemakan daging, dan omnivora adalah pemakan segala (tumbuhan dan binatang lain). Berikut ini contoh masing-masing kelompok hewan :
  • Herbivora (Hewan pamakan tumbuhan), contoh : Kambing, Sapi, Kerbau, dan Kuda
  • Karnivora (Hewan pemakan daging), contoh : Kucing, Harimau, Anjing, dan Singa
  • Omnivora (Hewan pemakan tumbuhan dan binatang lain), contoh : Ayam, Bebek dan Musang
C. Berdasarkan penutup tubuhnya
Penggolongan hewan berdasarkan jenis penutup tubuhnya dapat dibagi menjadi hewan berkulit kering bersisik, kulit bersisik, kulit tipis berlendir, berbulu, hewan yang kerangkanya dari zat kitin, dan hewan yang kerangkanya dari zat kapur. Berikut contoh hewan berdasarkan penutup tubuhnya.
  • Kulit kering bersisik, Bangsa hewan melata, antara lain, kadal, bunglon, ular, kura-kura, cecak, biawak, buaya, dan trenggiling. 
  • Kulit bersisikBangsa ikan, antara lain, ikan mujair,, bandeng, kerapu, kakap, tuna tak bersisik, arwana, dan oskar. 
  • Kulit tipis berlendirBangsa amfibi, antara lain, katak dan salamander.
  • Kulit berbulu atau kulit berambut Bangsa burung, antara lain, elang, bebek, kenari, merpati, betet, ayam, belibis, burung hantu, rajawali, dan burung dara.  Bangsa hewan buas dan hewan rumah, antara lain, harimau, singa, serigala, anjing, dan kucing.  Bangsa hewan yang berjalan di atas kuku kakinya, antara lain kambing, kerbau, banteng, sapi, kuda, dan domba.
  • Kerangka luar dari zat kitin, Bangsa serangga, antara lain, belalang, rayap, lalat, capung, lebah, dan walang sangit.  Bangsa udang, antara lain, kepiting, ketam, dan udang.  Bangsa laba-laba, antara lain, tungau, kalajengking, laba-laba, dan caplak. 
  • Kerangka luar dari zat kapur ,(cangkang) Bangsa kerang, antara lain, siput dan kerang.
D. Berdasarkan cara geraknya
Berdasarkan cara geraknya hewan digolongkan menjadi : berenang, terbang, berjalan, melompat, melata, memanjat, dan bergelantungan. Berikut contoh hewan berdasarkan cara geraknya.
  • Berenang menggunakan siripnya, antara lain, paus dan lumba-lumba
  • Terbang menggunakan sayap, antara, lain, kupu-kupu, burung, kumbang, belalang, lebah, dan capung, 
  • Berjalan dengan kakinya, antara lain, ayam, burung, itik, angsa, kuda, dan gajah
  • Melompat, antara lain, katak, kelinci, dan kanguru
  • Melata, antara lain, ular, cacing, dan buaya
  • Memanjat dengan kedua tangan dan kakinya, antara lain, beruk
  • Bergelantungan dengan kedua tangan dan kakinya, antara lain, kera dan orangutan
E. Berdasarkan cara berkembangbiaknya
Berdasarkan cara berkembangbiaknya hewan digolongkan menjadi lima golongan, yaitu ovipar, vivipar, ovovivipan, membelah diri, dan bertunas. Berikut contoh hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya.
  • Ovipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur), contoh : Ayam, Bebek, dan Angsa
  • Vivipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak), contoh : Kambing, Sapi, gajah, dan Kuda
  • Ovovivipar (Hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur dan beranak) , contoh : Buaya dan Ular.
  • Bertunas, contohnya hydra;
  • Membelah diri, contohnya amoeba dan bintang laut.
F. Berdasarkan cara bernafasnya
Berdasarkan cara bernapasnya hewan digolongkan menjadi hewan yang bernapas dengan insang, trakhea, paru-paru, kulit, dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Berikut ini contoh hewan berdasarkan cara bernafasnya.
  • Hewan yang bernafas dengan insang, contoh : Ikan
  • Hewan yang bernafas dengan trakhea, contoh : Kupu –kupu, Lebah, belalang, dan semut
  • Hewan yang bernafas dengan paru-paru Contoh : Tikus, Kelelawar, Ular, Lumba-lumba, dan Paus
  • Hewan yang bernafas dengan kulit, contoh : cacing tanah
  • Hewan yang bernafas dengan paru-paru dan kulit, contoh : Katak
Disekitar kita ada hewan liar dan hewan peliharaan. Apa itu hewan liar dan hewan peliharaan ?. Berikut penjelasan dan contoh hewan peliharaan dan hewan liar.
  • Hewan liar artinya hewan yang tidak dipelihara orang dan hidup bebas. Contoh : katak, Nyamuk, Cicak, dan Ular.
  • Hewan peliharaan artinya hewan yang dipelihara manusia. Contoh : Ayam, Itik, Kambing, dan Sapi
Hewan Liar ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Berikut contoh hewan liar yang merugikan dan menguntungkan :
  • Hewan liar yang menguntungkan, Contohnya : Cacing tanah, Katak, dan Cicak.
  • Hewan liar yang merugikan, Contohnya : Lalat, Nyamuk, dan Kecoak.

Perubahan Sifat Benda



Perubahan sifat benda. Batu bata dan genting dibuat dari adonan tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar. Sifat tanah liat berbeda dengan sifat batu bata. Tanah liat bersifat lembut dan berwarna hitam kecokelatan. Batu bata dan genting bersifat lebih keras dan berwarna jingga. Dari proses pembuatan batu bata ini tampak adanya perubahan sifat. Perubahan ini disebabkan oleh proses pencampuran dengan air dan proses pembakaran.


Setiap benda mempunyai sifat tertentu yang membedakannya dengan benda lain. Sifat benda meliputi bentuk, warna, kelenturan, kekerasan, dan bau.  
  • Bentuk, Bentuk benda bermacam-macam. Benda yang berupa bangun datar mempunyai bentuk persegi, persegi panjang, segitiga, dan lingkaran. Benda yang berupa bangun ruang mempunyai bentuk bola, kubus, balok, kerucut, dan tabung.
  • Warna, Sebagaimana pelangi, setiap benda mempunyai warna. Warna benda juga bermacam-macam. Misalnya batu berwarna hitam, mangga mentah berwarna hijau, dan jeruk matang berwarna kuning atau jingga.
  • Kelenturan, Kelenturan adalah sifat benda yang mudah dilengkungkan. Benda yang bersifat lentur dapat dibengkokkan dan tidak mudah patah.
  • Kekerasan Kekerasan adalah kemampuan suatu benda untuk menahan goresan. Suatu benda bersifat lebih keras daripada benda lain jika dapat menggores benda tersebut.
  • Bau Benda ada yang berbau dan ada yang tidak berbau. Bau benda meliputi harum, busuk, dan amis.
Penyebab Perubahan Sifat Benda
1. Pemanasan
Ketika Ibumu memasak air, air tersebut mengalami peningkatan suhu. Air yang asalnya dingin berubah menjadi panas. Setelah itu, air mendidih. Ketika mendidih, uap air akan keluar dari panci. Salah satu sifat air adalah jika air dipanaskan, suhunya akan meningkat atau panas. Batang lilin yang semula berbentuk padat akan mencair jika dipanaskan. Selanjutnya, cairan dari batang lilin akan berubah bentuk menjadi padat lagi setelah dingin. Jadi, benda jika dipanaskan akan berubah sifatnya. 

2. Pendinginan
Air yang dimasukkan ke dalam ruang pembeku (freezer) dalam lemari es, akan membeku  Salah satu sifat air jika didinginkan sampai suhu nol derajat celsius lama-kelamaan suhunya akan menurun. Air tersebut berubah men jadi es batu. 

3. Pembakaran
Saat berkemah, biasanya kamu membuat api unggun pada malam hari. Api unggun dibuat dengan mengumpulkan kayu-kayu, kemudian dibakar. Akibat peristiwa pembakaran ini, kayu yang semula bersifat padat dan keras berubah bentuk menjadi arang dan abu. Arang mempunyai sifat rapuh, sementara abu berbentuk serbuk. Pembakaran dapat mengubah sifat benda. Kertas yang dibakar menjadi hancur dan berubah warna menjadi hitam.  Sampah plastik yang dibakar juga akan berubah sifatnya. Semua benda yang dibakar akan mengeluarkan bau kurang enak. Jadi, benda yang dibakar akan mengalami perubahan sifat benda, yaitu hancur dan warnanya berubah, serta mengeluarkan bau.

4. Pencampuran dengan Air
Para pekerja bangunan menggunakan berbagai macam bahan bangunan yang dicampur dengan air. Misalnya semen, pasir, dan kapur. Semen berbentuk serbuk. Setelah dicampur dengan air, semen berubah menjadi agak lengket. Jika sudah kering, campuran ini akan berubah menjadi keras dan kuat. Proses pencampuran dengan air juga terjadi pada proses pembuatan batu bata dan genting.

5. Pembusukan
Buah pisang yang telah matang akan membusuk bila dibiarkan selama beberapa hari. Proses pembusukan ini akan mengubah sifat-sifat buah tersebut. Perubahan yang terjadi meliputi kekerasan, bau, dan warnanya. Buah pisang yang busuk baunya tidak sedap. Kulit buah yang semula berwarna kuning akan berubah menjadi cokelat kehitaman. Apabila dipegang, daging
buahnya terasa lunak.

Macam-Macam Perubahan Sifat Benda
Sifat perubahan benda ada dua yaitu perubahan yang bersifat sementara dan perubahan yang bersifat tetap.


1. Perubahan Sifat Benda yang Bersifat Sementara
Perubahan bersifat sementara adalah perubahan benda yang dapat kembali ke wujud semula dan tidak menghasilkan zat baru. Perubahan bersifat sementara disebut juga perubahan fisika. Contoh perubahan yang bersifat sementara yaitu perubahan wujud air menjadi es. Air berwujud cair, dapat berubah menjadi es yang berwujud padat. Perubahan wujud benda dari cair menjadi padat disebut membeku. Es dapat berubah wujud menjadi air kembali jika dipanaskan. Perubahan wujud ini disebut mencair. Perubahan sifat pada benda tersebut bersifat sementara, karena benda dapat kembali ke wujud semula.

2. Perubahan Sifat Benda yang Bersifat Tetap
Perubahan bersifat tetap adalah perubahan benda yang tidak dapat kembali ke wujud semula. Perubahan ini menghasilkan zat baru. Perubahan bersifat tetap disebut juga perubahan kimia. Contoh perubahan yang bersifat tetap, yaitu perubahan wujud kertas yang dibakar menjadi abu atau kayu bakar yang dibakar saat membuat api unggun.

Sifat Bahan



Benda-benda yang kita gunakan terbuat dari bahan dengan sifat tertentu. Pemilihan bahan ini disesuaikan dengan kegunaannya. Kesesuaian antara sifat bahan dengan kegunaannya akan mempermudah pekerjaan kita.Sifat suatu bahan tergantung dari penyusunnya. Sifat-sifat bahan meliputi kekuatan, kelenturan, ketahanan terhadap air atau api, hangat, halus atau kasar, dan juga kekakuan. Suatu benda dibuat berdasarkan sifat-sifat bahan tersebut.
1. Serat
Serat ialah jaringan serupa benang atau pita panjang berasal dari hewan atau tumbuhan. Serat digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan tali. Sifat serat, yaitu tidak kaku dan mudah terbakar. 
  • Serat yang Berasal dari Hewan, Contoh serat yang berasal dari hewan adalah wol. Wol dibuat dari bulu domba. Serat lain yang banyak dibuat kain adalah sutra. Sutra dihasilkan oleh ulat ngengat. 
  • Serat yang Berasal dari Tumbuhan, Contoh serat yang berasal dari tumbuhan, misalnya dari batang pisang dan kulit kayu. Adapun benang rayon terbuat dari serat selulosa. Nilon dan polyester adalah serat yang terbuat dari minyak.  
Serat ada juga yang merupakan hasil olahan manusia. Serat ini disebut juga serat sintetis. Contohnya, serat optik.  Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.

2. Kertas
Kertas terbentuk dari pengolahan kayu menjadi
bubur kertas (pulp) ditambah dengan pepagan segar, sampah kertas, kain, kayu, dan jerami. Bahan-bahan ini kemudian dihancurkan menggunakan bahan kimia. Selama pembuatan bubur, lignin dipisahkan untuk memperoleh serat-serat selulosa. Setelah itu ditambahkan kanji, tanah liat atau bahan kimia tertentu untuk memberi kekuatan. Pulp diolah lebih lanjut menjadi gulungangulungan kertas. Ratusan tahun yang lalu, kertas terbuat dari kapas. Saat ini kertas dapat dibuat dari kulit kayu. Sifat kertas, di antaranya permukaannya halus, mudah menyerap air dan mudah terbakar.  Beberapa contoh kertas yang sering kita gunakan di antaranya kertas HVS, manila, karton, dan kertas minyak.

Kertas HVS merupakan kertas tipis berwarna putih. Kertas ini digunakan untuk keperluan tulis menulis. Kertas manila cenderung lebih tebal dibanding kertas HVS. Kertas ini digunakan untuk membuat stopmap maupun berbagai kerajinan tangan. Kertas karton merupakan lembaran kertas yang sangat tebal dan kaku. Kertas karton digunakan untuk membuat kardus tempat menyimpan dan mengepak barang-barang. Kertas minyak digunakan untuk membungkus makanan karena sifatnya yang tahan air.


3. Benang
Benang adalah tali halus yang dipintal dari kapas atau bahan sintetis (buatan). Contoh  benang yang digunakan untuk menjahit, benang kasur, dan benang plastik. Sifat benang di antaranya adalah lentur dan tidak mudah putus.  Benang yang dibuat dari kapas umumnya lebih kuat daripada benang nilon.

 4. Kain
Kain terbuat dari serat. Serat-serat ini dipintal membentuk benang. Benang kemudian ditenun untuk dijadikan kainSerat ada dua macam, yaitu serat alami dan serat sintetis. Serat alami berasal dari tumbuhan maupun hewan. Serat tumbuhan diperoleh dari kapas, kapuk, dan kulit batang rami. Serat kapas memiliki sifat yang lentur, lembut, serta mudah menyerap air. Serat yang berasal dari hewan, contohnya, wol, sutra,  Wol memiliki sifat yang mudah menyerap air, halus, dan terasa hangat saat dipakaiKain sutra mempunyai sifat yang kuat dan sangat halus. Selain itu, kain sutra juga memiliki kilauan alami yang sangat indah. Kain sutra pertama kali dibuat di Cina sekitar tahun 2600 SM. Serat sintetis diperoleh dengan mengolah bahan plastik. Bahan pakaian yang terbuat dari bahan serat sintetis diantaranya nilon dan poliester. Pakaian yang terbuat dari serat sintetis memiliki sifat, antara lain tidak mudah kusut, kuat, tetapi tidak nyaman dipakai dan tidak menyerap keringat. Selain itu, terdapat pula beberapa kain yang dilapisi damar sehingga kedap air. Kain-kain seperti ini digunakan sebagai bahan untuk membuat jas hujan, parasut, karpet, serta tenda.

5. Tali
Tali sepatumu terbuat dari benang yang dipilin. Benang-benang dicampur dengan pe \rekat sehingga membentuk helaian-helaian panjang. Helaian panjang tersebut, kemudian dipilin menjadi tali. Sifat tali senar plastik adalah tidak kaku dan tidak mudah putus. 

Selasa, 28 Agustus 2012

JUST FEMALE

LE FASHION BLOG COLLECTION CRUSH FALL PIECES ASOS JUST FEMALE BLONDE MODEL OVERSIZED OATMEAL WOOL COAT WITH ZIPPERS GREY GRAY DENIM SKINNY JEANS 1
LE FASHION BLOG COLLECTION CRUSH FALL PIECES ASOS JUST FEMALE BLONDE MODEL SLOUCHY KNIT OVERSIZED METALLIC GREY GRAY SWEATER SKINNY JEANS BLACK ANKLE BOOTS CREAM OFF WHITE MIDI SWEATER DRESS
1 | 2 | 3

Been obsessed with Just Female since last spring (remember this post?), so I was excited to see what they'd have in store for fall- my favorite season. Adore the over-sized fits + slouchy knits!
You can check out more of their fall collection >> here.